IRAMA ORKES MELAYU LAWAS

Live Musik Melayu Lawas

clock counter

Jumat, Januari 15, 2010

MENGHINDARI DARI PADA KEBIASAAN MENDENGARKAN UCAPAN DAN KATA-KATA YANG TIDAK BAIK.


MEMELIHARA DAN MENJAGA TELINGA DARI PADA KEBIASAAN MENDENGARKAN UCAPAN YANG TIDAK BAIK DAN TIDAK SENONOH.




  • Telah kita maklumi, bahwa fungsi telinga sangat penting sekali bagi kehidupan kita yaitu sebagai alat pendengar guna mendapatkan segala  informasi, pengetahuan dan berkomunikasi.
  • Dari telinga ini kita dapat menyerap dan mendengarkan suara-suara dari luar diri kita, seperti mendengarkan lagu, musik, percakapan orang, dll. Apa yang kita serap dan dengarkan akan mendatangkan dan menimbulkan suatu perasaan, seperti : senang, sedih, jengkel, panasaran, pengertian, bahagia, ketenangan, marah, putus asa, harapan  dsb.
  • Pengaruh pendengaran ini sesungguhny sangat besar sekali, karena dia mampu merobah perangai, sifat, dan watak seseorang. Hal ini tergantung kepada apa yang sering kali didengarnya, terlebih-lebih untuk anak-anak mudah sekali tertular dan menirunya.
  • Tidak hanya disitu saja, keberhasilan atau kegagalan dalam pergaulan, berkomunikasi atau untuk mencapai suatu maksud tujuan, juga tidak sedikit dipengaruhi oleh pendengaran ini.
  • Oleh karena itu alangkah baiknya bilamana kita tidak membiasakan atau menyenangi mendengarkan ucapan-ucapan orang yang tidak baik dan tidak senonoh, karena kemungkinan besar kita akan tertular. Seperti senang mendengarkan ucapan-ucapan bohong, menghasut, memitnah, menghujat, mencela. kotor, jorok, tidak bermoral  dan lainya serupa itu.
  • Apabila kita keseringan dan menyukai mendengarkan hal seperti itu, mengapa tak mungkin kalau kita nantinya akan mengeluarkan ucapan yang serupa  ( karena sudah ter-copy didalam memory ingatan  ) itu kepada orang lain.
  • Sebaliknya bila kita menyukai mendengarkan ucapan dan perkataan orang lain yang penuh kelemah lebutan, bertata krama, sopan, bijak, teratur dan menyejukan hati, tentu kitapun dalam mengeluarkan perkataan atau ucapan akan seperti itu juga nantinya.
  • Jadi kesimpulannya, pembawaan kita atau seseorang lebih banyak dipengaruhi oleh kkondisi lingkungan hidup  disekitar kita seperti didalam sebuah perkumpulan, organisasi, dimasyarakat  dan di rumah tangga. Dilingkungan orang yang sering berkata kasar, jorok dan seenaknya otomatis dapat membuat kita menjadi pengikutnya. Begitu pula sebaliknya.  
  • Tetapi ada pula orang tertentu malahan bangga kalau bisa mengeluarkan bahasa dengan ucapan yang tidak baik dan tidak senonoh. Mereka tak memikirkan bagaimana perasaan seseorang yang mendengarnya. Begitu pula ada juga yang hobby mendengarkan kata-kata seperti itu, hitung-hitung sebagai koleksi pembendaharaan bahasa. Apalagi kata-kata yang menbangkitkan nafsu berahi yaitu porno dan sex.
  • Sebagai mahluk yang bermartabat, dan terhormat sebagai manusia, penulis rasa, mendengarkan kata-kata yang tidak baik itu sebaiknya dihindarkan dan diabaikan saja. Artinya jangan sampai kita tertular dan menirunya. Walaupun terkadang menyenangkan dan menyakitkan hati.
  • Berkaitan dengan hal mendengarkan maka penulis mekatagorikan membaca juga termasuk mendengarkan, karena sama-sama diserap oleh syarap otak untuk memahami dan mencerna dengan pengertian.
  • Hanya sampai disini dulu penulis dapat mencoloteh, betul atau tidaknya isi dan makna tulisan ini ..yah terserah anda. Yang jelas kebanyakan manusia berdasarkan fitrahnya selalu menyukai ucapan-ucapan yang mengandung hikmah, sopan, terpelajar, dan terhormat. Demikian Wassalam
==========oooooooooo0000oooooooooo==========



How To Create An Effective Newsletter


==========================ooo00ooo=============================








      RASAKAN SEJUTA MANFAAT DARI TAHITIAN NONI UNTUK MERAWAT KESEHATAN ANDA SEKELUARGA.







      Tidak ada komentar:

      Poskan Komentar

      Bila ada saran dan komentar anda, silahkan tulis disini.