IRAMA ORKES MELAYU LAWAS

Live Musik Melayu Lawas

clock counter

Selasa, November 10, 2009

PERASAAN MALU PADA MANUSIA

Kenapa Perasaan Malu Mesti Ada Pada Manusia.

  • Dari sekian banyaknya perasaan-perasaan yang terdapat pada diri manusia sebagai karunia dari Allah SWT, maka salah satu diantaranya ialah Perasaan Malu
  • Sedangakan menurut penulis dapat ditunjukan dengan sikap atau penampilan yaitu :
  1. Malu yang sebenar-benarnya Memalukan dan
  2. Malu karena malu-malu kucing ( pemalu ).
  • Ulasan yang diocehkan disini adalah lebih berat difokuskan kepada "Malu yang benar - benarnya Memalukan".
  • Kenapa perasaan malu itu ada di diri setiap manusia, kita harus mempertanyakannya dengan seksama kepada diri kita dan kemudian direnungkan.
  • Bila kita mau menyempatkan diri untuk menyimak tentang maknanya, maka sesungguhnya perasan malu tersebut adalah sebagai kontroling dan pengingat terhadap diri yang selanjutnya harus dipahami.
  • Sebenarnya perasaan ini sudah ada menyertai kita sejak dilahirkan. Pembawaan tersebut adalah salah satu bagian dari fitrahnya manusia.
  • Dialah yang dapat mempertahankan dari gelombang dan terjangan perkembangan zaman, budaya dan keinginan terpendam dari manusia yang selalu menghendaki kebebasan yang tak terbatas.
  • Padahal kesemuanya itu tidak demikian, kehidupan di dunia ini telah diatur oleh Tuhan sebaik-baiknya pengaturan. Sebaliknya manusia seakan-akan tidak mau menurut aturan maunya bebas lepas.
  • Perasaan malu merupakan suatu manifest secara tak langsung yang harus dimengerti, disini ia menyatakan kita sebagai manusia yang memiliki harakat, martabat dan derajat yang tertinggi serta kemuliaan disini Allah SWT. Yang mana kesemuanya itu harus dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya.
  • Dengan adanya rasa malu itu maka diharapkan kita senantiasa mampu mengendalikan diri dalam stabilitas yang kokoh demi mempertahankan, kesimbangan serta citra murni diri kita sebagai manusia yang beradab.
  • Perasan malu tidak dapat disamakan dengan perasaan rendah diri, bahkan orang yang membiarkan perasaan tersebut bersemayam di jiwa dan hatinya seharusnya merasa malu kepada dirinya sendiri juga kepada Yang menciptakannya.
  • Sedangakan yang dimaksud malu disini bukan dijabarkan untuk mengekang kreativitas atau menghalagi untuk maju.

Masih adakah Perasaan Malu di diri Kita.

  • Masih dalam konteks ini, maka malu dapat dikategorikan dalam 3 sudut pandang :
  1. Malu kepada diri sendiri
  2. Malu kepada sesama makhluk
  3. Malu Kepada Allah SWT.
Malu kepada diri sendiri.
  • Ini adalah malu lantaran merendahkan nilai derajat dan martabat diri pribadi. Malu dalam melakukan sesuatu hal yang tidak senonoh yang bertentangan dengan fitrah dan hati nurani. Bila dikerjakan juga perbuatan tersebut sekalipun tak seorangpun yang mengetahuinya, berarti menempatkan martabat dan derajat yang rendah dan hina.

Malu kepada Sesama Makhluk.
  • Suatu perasaan malu ketika diketahui oleh orang lain atas hasil perbuatannya baik sikap, penampilan maupun perkataannya yang buruk dan tercela. Sekalipun orang lain tidak meberikan sanksi hukum secara jasmani, namun secara moral cukup menyakitkan.
  • Kalau kita masih saja mengabaikan rasa malu, maka sering terjadi, baik disadari maupun tidak, bisa saja melakukan perbuatan yang kurang ajar, memalukan, seperti tidak terpelajar, tidak tahu etika, tidak beradat dsb.
  • Disisi lain, inipun merupakan salah satu jurang pemisah yang mampu memisahkan diri kita kepada pergaulan di masyarakat. Kenapa tidak, karena boleh jadi orang lain meanggap kita amoral dan abnormal.

Malu Kepada Allah Ta'ala
  • Titik utamanya disini adalah Malu kepada Sang Pencipta karena tidak menaati segala apa yang diperintahkan dan laranganNya. Malu tidak melaksanakan Shalat, Puasa, melakukan perbuatan baik, meninggalkan kemaksiatan, bersedekah, mementingkan diri sendiri, dsb sedangkan kita mampu untuk mengerjakannya.
  • Apa bila rasa malu itu tertanam didiri kita, maka dapat membangkitkan kesadaran, bahwa segala perbuatan apa saja selalu terpantau oleh Allah SWT. Karena Allah itu Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui.
  • Menurut penulis yang awam ini menyimpulkan bahwa perasaan malu itu adalah sebagai salah satu element yang sanggup mempertahankan keberadaan kita sebagai manusia.
  • Sehingga dengan demikian dapat mencegah kita dalam melakuan tindakan dan perbuatan yang kotor, buruk, rendah, dan kejahatan.
  • Kendatipun demikian kuat atau tidaknya keberadaan rasa malu ini di diri seseorang lebih banyak dipengaruhi oleh :
  1. Kondisi, Sosial, Budaya dan Lingkungan.
  2. Pendidikan, terutama pendidikan Agama.
  • Sesungguhnya Malu itu adalah salah satu Cabang dari Iman. Selanjutnya  lalu apakah kita masih memiliki rasa malu ?
  • Semoga kita masih tetap mempunyai Rasa Malu. Amin.

============ooo000ooo==============




DOWNLOAD VIDEO :

DOWNLOAD MP3 :
DAFTAR BACAAN RINGAN :






    Reblog this post [with Zemanta]

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

    Bila ada saran dan komentar anda, silahkan tulis disini.